Tips dan Cara Tepat Memilih Investasi Mata Uang Asing Terbaik

Cara Memilih Investasi Mata Uang Asing

Cara Memilih Investasi Mata Uang Asing - Kita telah mengetahui mengenai beberapa keuntungan menginvestasikan uang Anda yang ke dalam mata uang asing. Dengan melakukan ini, Anda bisa "mengunci" jumlah mata uang asing yang Anda perlukan pada masa mendatang dan tidak perlu khawatir mengenai pergerakan nilai mata uang. Anda juga bisa memperoleh imbalan hasil yang lebih di saat mata uang asing tersebut meningkat nilainya dibanding Rupiah.

Walau sudah banyak perusahaan yang melakukan perdagangan dengan negara lain dan sangat familiar dalam pembelanjaan mata uang Rupiah dan mata uang asing, investasi mata uang asing ini oleh perorangan masih tergolong baru. Walaupun begitu, semakin banyak orang yang tertarik untuk melakukannya, dengan adanya produk investasi mata uang asing yang ditawarkan oleh bank dan institusi keuangan lainnya.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk memulainya :

1. Buka Rekening Mata Uang Asing

Beberapa mata uang asing yang cukup banyak diminati adalah Dollar Amerika (USD), Euro, Dollar Singapura (SGD), Dollar Australia (AUD), serta Yen Jepang (JPY). Supaya Anda bisa membuka rekening dalam salah satu mata uang ini, Anda juga harus mengkonversikan Rupiah yang Anda miliki baik melalui bank ataupun Money Changer, yang biasanya memberikan nilai tukar yang lebih baik kemudian memasukkannya ke dalam rekening.

Tips: Jika Anda memang tidak yakin harus memilih mata uang asing mana, lebih baik pilih saja hard currency seperti USD, Euro atau AUD. Mata uang ini tidaklah sefluktuatif mata uang asing lainnya dan dapat dengan mudah untuk ditukarkan di banyak negara di seluruh dunia.

2. Coba Membuka Multi Currency Account

Ini adalah rekening tabungan dalam mata uang Rupiah dan beberapa mata uang asing lainnya. Beberapa bank bahkan menyediakan lebih dari 10 mata uang. Keuntungan memiliki Multi Currency Account ini adalah Anda bisa mengurangi resiko jika salah satu dari mata uang tersebut mengalami pelemahan nilai, Anda bisa menghubungi bank untuk melakukan konversi antar mata uang.
Cara Memilih Investasi Mata Uang Asing

3. Memilih Produk Investasi

Sejalan dengan meningkatnya minat investor perorangan untuk berinvestasi dalam mata uang asing, institusi keuangan juga ikut mengembangkan produk yang sesuai untuk individu. Sama seperti halnya dalam Rupiah, Anda bisa berinvestasi dalam bentuk deposito, obligasi pemerintah serta juga reksadana dalam mata uang asing. Ada juga investasi yang non-tradisional seperti Currency Linked Investment yang menggabungkan kemungkinan untuk mendapat imbal hasil dari menabung sebagian uang Anda di dalam mata uang asing tertentu serta memperoleh suku bunga yang lebih tinggi dari negara lain. walaupun bunganya bisa lebih tinggi dibandingkan dengan deposito biasa, produk ini juga memiliki resiko yang tergantung dari nilai tukar uang.

Investasi di dalam mata uang asing dapat menjadi strategi bagus untuk menambah keragaman keranjang investasi Anda. Dengan beberapa mata uang bisa mengalami penguatan hingga 12% dalam satu tahunnya, memilih strategi investasi ini bisa membuahkan hasil lumayan.

Seorang financial planner dari MoneynLove membeberkan hal-hal yang kerap menjadi tanda tanya mengenai seputar investasi mata uang serta cara memilih investasi mata uang asing, yang belakangan ini banyak diminati oleh para eksekutif muda ini :

1. What?

Investasi mata uang asing merupakan investasi dengan menggunakan mata uang asing, seperti halnya US Dollar, Euro, dan atau mata uang asing lainnya. Investasi ini dapat dilakukan dengan cara :
  1. Membeli valuta asing secara fisik dan menyimpannya sendiri di safe deposit box (SDB), di rumah atau di bank.
  2. Cara lain ialah dengan cara membuka rekening tabungan dalam mata uang asing di bank-bank tertentu. Sebenarnya hal itu hampir sama dengan investasi rupiah, hanya saja mata uangnya yang berbeda. Jenis investasipun bentuknya dapat berupa deposito, obligasi, ataaupun reksadana.
  3. Jenis lain dari investasi mata uang asing ialah jual-beli valuta asing, yaitu mengenai transaksi perdagangan dari mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia bursa.

2. Why?

Keuntungan tabungan dari investasi mata uang asing semata-mata akan bisa diperoleh dari selisih kurs. Berbeda dengan valuta asing yang dapat memberikan keuntungan hingga 10 kali lipat dari modalnya. Akan tetapi, memang tingkat resikonya juga akan sangat tinggi terutama untuk orang yang masih baru di bidang investasi valuta ini. Valuta asing memang cukup berisiko karena kita juga harus selalu memperhatikan pergerakan pasar uang selama 24 jam karena perbedaan kurs dengan mata uang suatu negara dengan negara lain sifatnya ini sangat fluktuatif.
Cara Memilih Investasi Mata Uang Asing

3. How?

Besarnya modal yang dikeluarkan untuk investasi uang asing harus sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh lembaga yang sudah kita pilih. Sebagai contoh, di salah satu bank, untuk membuka tabungan di dalam bentuk Dollar, minimun setoran pada awalnya ialah USD 100 dengan saldo minimum USD 100, sedangkan untuk untuk deposito minimal USD 1,000. Kebijakan ini bisa berbeda lagi di bank lainnya. Nah, kemudian saat memilih bank, kita harus memperhatikan juga mengenai faktor-faktor lain seperti: nilai jual, bunga, dan juga biaya adminsitrasinya yang dibebankan kepada kita, serta juga kemudahan yang kita peroleh dari bank tersebut.

4. When?

Tentukan dulu apa tujuan kita berinvestasi tersebut. Untuk mempertahankan daya beli dan nilai mata uang, membeli properti di luar negeri atau ingin melanjutkan studi atau berwisata ke luar negeri. Jika ingin liburan ke kota Paris 5 tahun mendatang, misalnya, hitung biaya yang kita butuhkan. Seandainya total biaya liburan tersebut adalah Rp 40 juta atau setara dengan USD 4.500, belilah valas dengan USD 75. Nilai valas akan diperoleh dari USD 4.500 dibagi 60 bulan.

Catatan :

  1. Jangan coba-coba untuk melakukan transaksi dengan valuta asing dengan sistem online. Meski banyak yang menawarkan kemudahan tapi kita dituntut untuk menguasai seluk beluk valuta asing. Selain itu, transaksi online juga sangat rawan penipuan.
  2. Valuta asing lebih beresiko dibanding dengan saham, karena nilai mata uang asing di Indonesia juga menganut sistem mengambang dan bebas (free float) yang artinya adalah benar-benar tergantung pada permintaan serta penawaran di pasar. Pemerintah juga tidak turut campur sehingga nilainya akan sangat fluktuatif.
  3. Jangan menyimpan Dollar terlalu lama. Perubahan fisik pada uang dollar dapat membuatnya dihargai dengan lebih rendah daripada seri baru. Dan ini hanya akan berlaku di Indonesia, di luar negeri tidak.
  4. Kenaikan atau penurunan mata uang asing di Indonesia ini sangat dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang asing di negara-negara lain, terutama Amerika dan negara di Europa.
  5. Jenis mata uang asing yang biasanya jadi favorit untuk investasi adalah US Dollar, Euro, Japanese Yen, Aus Dollar, Singapore Dollar, Great British Pound, Swiss Franc dan Canadian Dollar.

Demikian Informasi mengenai cara memilih investasi mata uang asing, semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel